Kantor Regional X - Badan Kepegawaian Negara - Denpasar "Menata Langkah Berusaha Mencapai Yang Terbaik"

BKN X

Tuesday, December 30, 2014

KADO MANIS TUTUP TAHUN 2014, CAT STATION KANREG X DENPASAR RAIH ISO 9001:2008


Denpasar, Selasa (30/12/2014). Kantor Regional X BKN Denpasar mendapatkan kado spesial di penghujung tahun 2014. Stasiun CAT Kanreg X BKN Denpasar meraih Sertifikat Standar Pelayanan Mutu ISO 9001:2008. Bertempat di aula Gedung Tata Naskah Kantor Regional X BKN, Presiden Direktur ASRI Cert, Hasnop Putra menyerahkan sertifikat ini yang diterima langsung oleh  Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Drs. Made Ardita, M.Si.

Menurut Hasnop Putra, ruang lingkup sertifikasi sistem manajemen mutu CAT Station mencakup penyediaan jasa dan pelayanan fasilitas CAT untuk digunakan baik oleh pihak internal maupun eksternal BKN. Adapun tujuan implementasi sistem manajemen ini adalah untuk menciptakan ketahanan organisasi dalam menghadapi berbagai kesulitan dan kondisi krisis, menyesuaikan perubahan lingkungan dengan penerapan, model operasi yang adaptif, keseimbangan kinerja dengan dukungan manusia unggul dan strategi proses yang efektif. “Raihan sertifikat ISO 9001:2008 tidak berhenti sampai disini. Ini merupakan langkah awal suatu institusi untuk menjalankan sistem manajemen mutu berjalan sebagai mana mestinya sesuai dengan persyaratan standar ISO 9001:2008 dan prosedur internal Kantor Regional X BKN Denpasar,” paparnya.

Presiden Direktur ARSI Cert, Hasnop Putra (kanan) menyerahkan sertifikat ISO 9001:2008 untuk layanan CAT Station Kantor Regional X BKN Denpasar kepada Kakanreg X BKN Denpasar, Drs. Made Ardita, M.Si yang didampingi oleh Ketua Tim CAT Station, Drs. Sang Nyoman Dartana.


Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar menyampaikan bahwa prestasi yang sudah diraih jangan menjadi terlena apalagi cepat berpuas diri, tetapi hendaknya dijadikan pelecut semangat untuk tetap berusaha menjadi yang terbaik. Sementara itu, raihan sertifikasi ISO untuk layanan CAT Station merupakan yang pertama di lingkungan BKN. Tentu upaya ini tidak terlepas dari komitmen pimpinan dan seluruh pegawai yang senantiasa bersinergi untuk mewujudkan berbagai inovasi untuk peningkatan kualitas layanan. Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar berharap kedepan penggunaan CAT Station tidak stag hanya untuk seleksi tes CPNS semata melainkan bisa digunakan untuk berbagai keperluan seperti ujian penyesuaian ijasah, ujian dinas, ujian diklat, pemetaan kompetensi, promosi dan berbagai kebutuhan lainnya.

Kabid Dayamas BNN Provinsi Bali memberikan Pengarahan sesaat sebelum menyerahkan sertifikat penghargaan Insitusi Bersih Narkoba kepada Kantor Regional X BKN Denpasar.

Pada kesempatan yang sama Kantor Regional X BKN Denpasar juga menerima sertifikat penghargaan sebagai Institusi Bersih Narkoba. Penghargaan ini diserahkan oleh Kabid Dayamas Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali Nyoman Artana, SH sebagai wujud apresiasi atas langkah proaktif pimpinan dan pegawai dilingkungan Kantor Regional X BKN Denpasar dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari narkoba. Kantor Regional X BKN Denpasar merupakan satu dari tiga belas instansi di wilayah provinsi Bali yang menerima penghargaan yang sama. “Dari 35 instansi yang sudah kami lakukan uji sampel urine dan pemantauan upaya-upaya sosialisasi dan kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba, terpilih 13 instansi yang ditetapkan oleh Kepala BNN Provinsi Bali sebagai institusi bersih narkoba,” ungkap Artana.

Pimpinan dan pegawai Kantor Regional X BKN Denpasar setelah menerima Sertifikat ISO 9001:2008 dan sertifikat penghargaan Insitusi Bebas Narkoba.


Di akhir acara Kepala Kantor Regional X BKN mengucapkan terimakasih dan menyambut positif berbagai inovasi yang dilakukan oleh pegawai untuk meningkatkan standar dan kualitas pelayanan Kantor Regional. (Tegmini/Boent).

Wednesday, December 24, 2014

RSUP SANGLAH PELOPORI REKRUTMEN PEGAWAI NON PNS DENGAN METODE CAT


Langkah maju ditunjukkan oleh Rumah Sakit Umum Pusat  (RSUP) Sanglah. Dalam upaya memperoleh SDM yang mempunyai kompetensi memadai, RSUP Sanglah memakai Computer Assisted Test (CAT) untuk melakukan seleksi pegawai non PNS”


Denpasar, Rabu (24/12/2014), Setelah sukses melaksanakan Tes Kompetensi Dasar (TKD) Seleksi CPNS dengan Sistem Computer Assisted Test (CAT) bagi instansi pemerintah pusat dan daerah di wilayah kerja Bali, NTB dan NTT, Kanreg X BKN Denpasar kali ini untuk pertama kalinya memfasilitasi TKD untuk seleksi Pegawai Non PNS dilingkungan RSUP Sanglah Denpasar. Kepala Kantor Regional X BKN Drs. Made Ardita, M.Si didampingi Kepala Bagian Umum Istiyarno, S.IP, Perwakilan Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen BKN, Purwoto, dan Direktur SDM dan Pendidikan RSUP Sanglah Drg. Triputro Nugroho, M.Kes membuka secara resmi TKD Pegawai non PNS RSUP Sanglah Denpasar di Ruang CAT Station Kanreg X BKN.

Kakanreg X BKN Denpasar Made Ardita (kedua dari kiri) memberikan sambutan sebelum TKD dimulai

Dalam sambutannya Kakanreg X BKN mengapreasiasi langkah maju yang dilakukan oleh RSUP Sanglah dengan menggunakan metode CAT yang sudah terbukti  bisa menghasilkan proses tes yang cepat, akuntabel dan transparan. Masih menurut pria asal Buleleng ini, metode CAT cukup mumpuni dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan. “Dari hasil seleksi ini diharapkan dapat diperoleh tenaga kesehatan yang profesional dan bermartabat, sehingga dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan dari RSUP Sanglah” ungkapnya.  Dari proses yang berlangsung secara akuntabel dan transparan tentu akan melahirkan output pegawai yang memiliki kompetensi memadai sehingga bisa memberikan pelayanan yang optimal. “Menurut catatan kami di wilayah kerja Kanreg X BKN Denpasar, RSUP Sanglah sebagai pelopor yang melaksanakan tes dengan menggunakan CAT untuk merekrut pegawai non PNS, tentu hal ini kami apresiasi” bebernya.

Peserta TKD pegawai non PNS RSUP Sanglah sedang mengikuti ujian dengan CAT system

Dalam kesempatan yang sama Direktur SDM dan Pendidikan RSUP Sanglah Triputro Nugroho menghimbau kepada peserta TKD agar mengikuti tes dengan jujur, teliti dan melaksanakan sesuai dengan aturan yang ada. “Kalau kita sudah lakukan sesuai dengan aturan yang ada, rasanya kedepan akan baik. Apa yang kita lakukan akan berjalan dengan baik. Jangan sekali-kali melanggar aturan yang sudah ditetapkan” imbuh Nugroho. Nugroho juga menegaskan bahwa dalam seleksi pegawai non PNS di lingkungan RSUP Sanglah ini tidak dipungut biaya sepeser pun.

Untuk seleksi pegawai non PNS ini ada 300 peserta bersaing memperebutkan 76 formasi yang tersedia. Dari 76 formasi tersebut terdiri dari 20 formasi S1 Keperawatan+Ners, 40 formasi D3 Keperawatan, 9 formasi Apoteker dan 7 formasi untuk D3 Apoteker. Bagi peserta yang lulus TKD akan dilanjutkan ke seleksi tahap kedua yaitu tes wawancara dan MMPI (Minnesota Multiphasic Inventory) tes. (Yuda)

Tuesday, December 9, 2014

Wujudkan Seleksi CPNS Yang Objektif dan Transparan, BKN Laksanakan TKB Dengan CAT


Setelah sukses melaksanakan TKD seleksi CPNS yang Cepat, Akuntabel dan Transparan melalui metode CAT, BKN meningkatkan fungsi layanan CAT-BKN untuk Tes Kompetensi Bidang.

Denpasar, Rabu (10/12/2014). Badan Kepegawian Negara secara serentak melaksanakan Tes Kompetensi Bidang  untuk seleksi CPNS BKN tahun 2014 secara serentak hari ini di BKN Pusat Jakarta dan 12 Kantor Regional. Untuk Kantor Regional X BKN Denpasar, pelaksanaan TKB diikuti oleh 18 peserta yang sebelumnya sudah mengikuti dan lulus TKD. Ada yang berbeda dengan pelaksanaan TKB kali ini, dimana pelaksanaan tes yang bertujuan untuk mengukur kemampuan dan keterampilan peserta sesuai dengan jabatan pilihannya dilaksanakan dengan metode CAT. Pelaksanaan TKB ini dirangkai dengan  pelaksanaan tes psikometri dan wawancara.

Peserta TKB menyimak pengarahan sebelum tes dimulai.

Metode CAT yang sudah dikenal dan mendapat tempat spesial dihati masyarakat harus terus dijaga, dikembangkan serta ditingkatkan kwalitasnya. Selaras dengan misi BKN untuk mengembangkan Manajemen dan Pelayanan Kepegawaian, Metode Computer Assisted Test juga terus dikembangkan oleh BKN untuk berbagai layanan kepegawaian. Pengembangan layanan CAT terus dipacu oleh BKN, selain TKD dan TKB CAT juga bisa untuk ujian penyesuaian ijasah, pemetaan kompetensi pegawai dan lainnya. Meski tantangan untuk mewujudkan ini berat, tetapi dengan dukungan seluruh masyarakat Indonesia dan para pemangku kepentingan maka keinginan ini dapat tercapai. (Tegmini)

Monday, November 17, 2014

Wagub Bali: Sistem Ini Luar Biasa, Tidak Ada Intervensi dan Hasilnya Berkualitas.



Kualitas metode CAT-BKN semakin banyak menuai pujian, salah satunya langsung terucap dari Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta. Beliau meyakini metode CAT ini juga mempunyai arti Cepat Akuntabel dan Transparan.


Denpasar, Senin (17/11/2014). Tes Kompetensi Dasar (TKD) Seleksi CPNS tahun 2014 yang diwajibkan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) mendapat tanggapan yang sangat positif dari Wakil Gubernur Bali Drs. I Ketut Sudikerta saat memantau jalannya TKD seleksi CPNS Prov. Bali di Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara. “Kami memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap seleksi CPNS menggunakan metode CAT dan ditentukan passing grade-nya. Sistem ini sangat bagus, tidak ada intervensi dari manapun dan hasilnya pun berkualitas,” jelas Sudikerta. 

Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta didampingi Kakanreg X BKN Denpasar saat memberikan pengarahan.

Didampingi oleh Kakanreg X BKN Denpasar Made Ardita, M.Si, Sekretaris Daerah Prov. Bali dan Kepala BKD Prop. Bali, Wagub juga memberikan pengarahan kepada para peserta sesi pertama. Pria asal Pecatu, Kuta Selatan ini berpesan agar peserta jangan percaya dengan oknum yang tidak bertanggung jawab. “Dengan metode CAT yang Cepat Akuntabel dan Transparan artinya para peserta tes CPNS jangan pernah berpikir akan lulus dibantu oleh para pihak-pihak  tertentu,”pesannya.   “Persiapkan diri dengan sebaik-baiknya, jangan tengok kanan-kiri karena soalnya berbeda,”imbuhnya. 



 Kepala BKD Prov. Bali Ketut Rochineng didampingi Kabag Umum Kanreg X BKN Denpasar Istiyarno, S.IP di ruang monitoring.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala BKD Prov. Bali I Ketut Rochineng, SH, MH menyampaikan  TKD kali ini rencanannya akan diikuti oleh 5.159 peserta dan akan dilaksanakan dalam 11 hari. Ketut Rochineng juga berharap dengan metode CAT ini akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berharap semoga dalam pelaksanaannya tidak ada hambatan.(Tegmini)
 
***Pertanyaan mengenai masalah Kepegawaian silahkan langsung hubungi c/p kami pada kolom YM di sebelah kanan halaman utama blog ini***