"Pekerjaan besar tidak bisa diselesaikan dengan kekuatan, tetapi dengan kegigihan"

BKN X

Thursday, May 28, 2015

Rapat Koordinasi Teknis Kantor Regional X BKN

“PANGKAS” PERMASALAHAN STATUS DAN KEDUDUKAN KEPEGAWAIAN, BKN ADAKAN RAKORNIS

Denpasar, 28 Mei 2015. Bertempat di Aula Kantor Regional X BKN Denpasar, Direktorat Status dan Kedudukan Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara bekerjasama dengan Kantor Regional X BKN mengadakan acara Rapat Koordinasi Teknis Penyelesaian Permasalahan Status dan Kedudukan Kepegawaian. Istiyarno, S.IP selaku ketua penyelenggara dalam laporannya menyampaikan acara yang dilaksanakan selama dua hari diikuti oleh peserta dari Badan Kepegawaian Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota se-wilayah kerja Kanreg X BKN Denpasar. Adapun materi yang akan dibahas dalam Rapat Koordinasi kali ini meliputi Kebijakan Pelayanan di Bidang Mutasi Kepegawaian, Pengawasan dan Pengendalian Kepegawaian serta Permasalahannya, Permasalahan Status Kedudukan PNS, Pelayanan Penetapan Pertimbangan Status dan Kedudukan Kepegawaian berbasis Sertifikat Mutu ISO 9001:2008, dan Teknis Penyelesaian Permasalahan serta Kasus Kedudukan Kepegawaian. Diakhir laporannya Kepala Bagian TU Kanreg X BKN mengharapkan semua peserta dapat mengikuti acara dengan sebaik-baiknya sehingga apa yang didapat dapat diimplementasikan di unit kerja masing-masing.

Ketua Penyelenggara Istiyarno, S.IP (pertama dari kiri) menyampaikan laporannya sebelum Rakornis 
dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian Kepegawaian
Sementara itu Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar Drs. Made Ardita, M.Si mengucapkan selamat datang dan menyambut baik atas penyelenggaraan kegiatan Rapat Koordinasi ini. Kakanreg berharap kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi antara BKN dengan pejabat pengelola kepegawian se-wilayah kerja Kanreg X BKN, dan yang paling utama dapat dimanfaatkan sebagai forum komunikasi dalam mendapatkan berbagai informasi penting dan strategis yang terkait dengan bidang kepegawaian sesuai dengan tupoksinya masing-masing. “Kiranya forum ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk saling berinteraksi dan membahas berbagai permasalahan, sekaligus merumuskan cara penyelesaian hal-hal yang berkaitan dengan Status dan Kedudukan Kepegawaian khususnya, dan Bidang Kepegawian secara umum, sehingga para pembina dan pengelola kepegawaian mempunyai bahasa yang sama dalam menyusun strategi pembinaan pegawai di instansi dan unit kerja masing-masing”, imbuh pria yang gemar olahraga volley ini.

Kakanreg X BKN Drs. Made Ardita, M.Si (pertama dari kiri) memberikan sambutan 
dan ucapan selamat datang kepada peserta Rakornis
Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian Kepegawian BKN, Dr. Sulardi, MM yang hadir pada kesempatan ini membuka secara resmi Rapat Koordinasi Penyelesaian Permasalahan Status dan Kedudukan Kepegawaian seraya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya dan kehadiran para peserta yakni dari Badan Kepegawaian Daerah di wilayah kerja Kanreg X BKN Denpasar, yang meliputi Provinsi Bali, NTB, dan NTT. Sulardi mengungkapkan kalau Direktorat Status dan Kedudukan Kepegawaian BKN menangani masalah yang paling pelik dalam kepegawaian karena menangani manusia dengan berbagai masalah yang kompleks. Untuk itu Sulardi berharap semua permasalahan kepegawaian mulai dari CPNS sampai pensiun dibahas dipertemuan ini sehingga didapatkan solusi yang terbaik. Dalam Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara pasal 48 sampai 49 menyebutkan bahwa peran BKN sangat besar karena menangani pegawai mulai dari perencanaan sampai pegawai tersebut pensiun. BKN dan BKD diharapkan mempunyai kesamaan persepsi didalam penyelesaian permasalahan status kepegawaian. “Untuk menghadapi semua masalah, kita harus menangani masalah tersebut sesuai norma standar yang berlaku. Untuk menghadapi tekanan, cara mengamankan yaitu kita harus menyampaikan rekomendasi secara tertulis yaitu menurut peraturan yang berlaku” imbuh mantan Kakanreg II BKN Surabaya ini.

Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian Kepegawian BKN, Dr. Sulardi, MM (tengah)
membuka secara resmi Rakornis Penyelesaian Permasalahan Status dan Kedudukan Kepegawaian

Salah satu peserta Rakornis dari BKD Manggarai menyampaikan pertanyaan dalam sesi tanya jawab
Setelah acara pembukaan peserta dipersilakan coffee break terlebih dahulu sebelum dilanjutkan ke materi yang dibawakan oleh Direktur Status dan Kadudukan Kepegawaian BKN, Bambang Hari Samasto, SH. Rapat Koordinasi ini menjadi semakin hangat dengan dilakukannya forum tanya jawab berkaitan dengan permasalahan-permasalahan di bidang status dan kedudukan kepegawaian. Secara keseluruhan acara Rapat Koordinasi ini berjalan baik dan lancar. (Yuda)

Pengumuman Pemenang Pelelangan Sederhana dengan Pascakualifikasi Pengadaan Assesment Center Lelang Ulang II

Tuesday, May 26, 2015

STAKEHOLDER BICARA, BKN MENDENGAR Untuk Layanan Yang Lebih Baik


Semangat perbaikan berkelanjutan menjadi hal mendasar dalam sebuah organisasi yang menetapkan standar pelayanan prima dalam operasionalnya. Pun demikian dengan Kanreg X BKN Denpasar berupaya menggali masukan dari stakeholder sebagai bahan evaluasi layanannya. 


Senin, 25 Mei 2015. Bertempat di Aula Kantor Regional X BKN Denpasar digelar acara Brain Storming dengan tajuk “Stakeholder bicara, BKN Mendengar”. Acara yang digagas untuk pertama kalinya ini dilaksanakan sebagai rangkaian HUT BKN ke-67 di lingkungan Kanreg X BKN Denpasar. Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Drs. Made Ardita, M.Si menyambut positif kegiatan yang menghadirkan para pemangku kepentingan di wilayah kerja Kanreg X BKN. “Kegiatan inovatif seperti ini baru pertama kali diadakan sejak keberadaan Kanreg X BKN Denpasar, tentu akan sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas layanan kita” ungkap Ardita. 

Dalam pengantarnya, Ketut Buana yang menjadi moderator acara tersebut menyampaikan bahwa kegiatan kali ini mendatangkan pengelola kepegawaian wilayah kerja khususnya instansi vertikal dan daerah di wilayah Bali, mitra kerja dan penyedia barang/jasa. “Kami ingin mendapatakan masukan, kritik, dan gagasan dari tiga stakeholder ini, karena kami percaya ketiga stakeholder ini berperan penting dan startegis dalam upaya peningkatan kualitas layanan Kanreg X BKN Denpasar. Posisinya sekarang dibalik kalau selama ini hadirin menjadi pendengar maka kali ini Bapak/Ibulah narasumber penting kami” paparnya ketika membuka sesi brain storming.


Pada diskusi sesi pertama, pengelola kepegawaian diberikan kesempatan utntuk berbicara. Diawali oleh wakil dari BKD Badung, BKD Buleleng, BKD Gianyar, BKD Klungkung, BKD Tabanan, BKD Karangasem, BKD Jembrana, BKPP Kota Denpasar, BKD Provinsi Bali, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dan BKD Kabupaten Kupang secara bergilir menyampaikan kesan, harapan dan bahkan kritik untuk perbaikan layanan. Secara umum wakil dari pengelola kepegawaian mengapresiasi kegiatan brain storming yang memberikan kesempatan kepada mereka untuk menyampaikan keluh kesahnya dengan harapan bisa ditindaklanjuti kepada pihak yang terkait. “Saya salut dengan kreativitas dan perubahan-perubahan yang telah dilakukan Kanreg X BKN Denpasar, ini merupakan salah satu bentuk transparansi dan pelibatan publik dalam pengambilan keputusan dan upaya perbaikan kinerja” ungkap Ida Bagus Arsana wakil dari Kanwil Kemenag Provinsi Bali ditemui sesuai acara.


Di lain pihak pengelola kepegawaian berharap kegiatan supervisi kepegawaian lebih dioptimalkan sehingga bisa mendeteksi permasalahan sedini mungkin. Disamping itu pengelola kepegawaian menyoroti perlunya kejelasan peraturan dan sinkronisasi petunjuk operasional dalam penerapan peraturan kepegawaian sehingga bisa menjadi pedoman dalam memeberikan layanan terdepan. “Kami berharap agar aturan/syarat dalam pelayanan diperjelas dan tegas agar BKD sebagai penyedia pelayanan ASN di daerah bisa mempunyai pedoman yang jelas kepada masyarakat PNS di lini terdepan” harap Wayan Sudina wakil dari BKD Badung. Disamping itu peserta dari BKD berharap peraturan pelaksanaan dari UU ASN bisa segera diterbitkan sehingga penerapannya tidak tumpang tindih dengan aturan yang sudah ada namun belum dicabut.

Pengelola kepegawaian juga berharap adanya kemudahan dan penyederhanaan persyaratan untuk pengajuan usul kenaikan pangkat dan usul pensiun. Bahkan Kota Denpasar yang sejak tahun 2014 sudah menerapkan kebijakan paperless berharap otomatisasi layanan kepegawaian bisa segera terwujud. Pemanfaaatan Kartu Pegawai Elektronik (KPE) untuk transaksi perbankan juga diharapkan bisa berfungsi sesuai dengan tujuan awalnya. “Semoga KPE bisa dimanfaaatkan untuk layanan perbankan sesuai dengan rencana awal peluncuran KPE” ungkap Komang Adi Wirawan dari BKPP Kota Denpasar. “Kami Mengapresiasi perubahan-perubahan yang dilakukan BKN khususnya Kanreg X BKN Denpasar, termasuk kegiatan seperti ini dan mudah-mudahn hal positif seperti ini bisa kami terapkan di daerah” ungkap Made Sujana wakil dari Kabuapaten Karangasem.

Pada sesi berikutnya mitra kerja yang hadir, antara lain PT. Taspen dan BPD Bali menanggapi berbagai masukan dari perwakilan Kabupaten/Kota yang terkait dengan layanan mereka. “Acara seperti ini penting bahkan dengan ini kami mendapatkan masukan untuk kami sendiri dari rekan-rekan BKD sebagai pengguna layanan kami dan hal ini akan kami sampaikan ke pimpinan” ungkap Ari Wiratini dari BPD Bali. Dewa Putu Wenten wakil dari PT. Taspen berharap sinergisitas antara BKN, Taspen dan BKD semakin diperkuat sehingga bisa meningkatkan kualitas layanan ke pensiunan.

Peserta Apresiasi Layanan Pengadaan Barang/Jasa

Berikutnya penyedia barang/jasa satu persatu diberikan kesempatan untuk menyampaikan kritik, saran, masukan bahkan kalau ada pengaduan untuk mengevaluasi kinerja layanan pengadaan barang/jasa di Kanreg X BKN Denpasar. Secara umum penyedia barang/jasa memberikan apresiasi dan penilaian yang positif atas pelayanan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kanreg X BKN Denpasar. “Terus terang kami sangat puas terutama tentang mekanisme pembayarannya yang tidak pernah ditunda-tunda dan sangat cepat, mungkin hal ini berbeda dengan beberapa instansi lainya, kalau dengan skala nilai 1- 10 , BKN  kami beri nilai 9 untuk layanan pengadaan barang/jasa” ungkap Sang Ayu Komang Suarni yang bergerak di bidang konstruksi.


Pada kesempatan tersebut penyedia barang/jasa juga memberikan saran untuk perbaikan layanan teruatama untuk penyediaan jasa satpam dan cleaning servis. “Untuk kedepan mohon kalau bisa penganggaran juga memperhatikan THR dan iuran BPJS bagi tenaga kerja outsourcing di BKN” ungkap Putu Agus Wirawan dari PT Sigap Utama. Pada akhir sesi moderator menyampaikan kesimpulan dari acara yang berlangsung dari pagi tersebut seraya mengucapakan terima kasih atas segala saran, kritik dan masukan yang telah diberikan peserta.

Kepala Bagian Tata Usaha, Istiyarno, S.IP yang menutup acara menyampaikan bahwa kegiatan inovatif seperti ini merupakan bagian dari kegiatan Reformasi Birokrasi yang dilaksanakan di Kanreg X BKN Denpasar. “Kegiatan ini akan jadi bahan evaluasi bagi peningkatan kualitas layanan kami dan kedepan kami juga sedang membangun Whistle Blowing System sebagai bagian dari upaya reformasi birokrasi di Kanreg X BKN Denpasar ” ungkapnya. Acara Brain Storming akan diselenggarakan lagi sebagai sarana silahturami dan komunikasi antara BKN dan stakeholder terkait, dan diharapkan dapat diikuti oleh seluruh BKD dan rekanan di wilayah kerja Kanreg X BKN Denpasar (Boent). 

Monday, May 25, 2015

Team Building Kantor Regional X BKN Denpasar


Menata Hati dan Tingkatkan Sinergi Untuk Melayani

Tim yang kuat adalah tim mengedepankan sinergisitas, kejujuran dan sportivitas serta penuh kreativitas dalam memberikan layanan kepada stakeholder terkait.


Sabtu pagi 23/05/15, puluhan pegawai dengan seragam biru telah berkumpul di di desa Budaya Kertalangu, Denpasar. Untuk memperkuat kekompakan, kreativitas dan sportivitas, Kantor Regional X BKN kembali menyelenggarakan Diklat Team Building. Diklat yang diselenggarakan di areal jogging track yang banyak dikunjungi masyarakat Kota Denpasar ini mengambil tema “Menata Hati, Tingkatkan Sinergi, Untuk Melayani”.

Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Drs. Made Ardita, M.Si. dalam pengarahannya pada saat pembukaan menyampaikan pentingnya acara semacam ini untuk senantiasa mengasah kreativitas, semangat kepemimpinan, sinergisitas dan sportivitas yang senantiasa relevan dengan dunia kerja sehari-hari. “Manfaatkan momentum seperti ini untuk terus menjaga kekompakan Kanreg X BKN Denpasar yang sudah terbangun selama ini” pesan Kakanreg.

Sementara itu Istiyarno, S.IP selaku ketua penyelenggara kegiatan ini melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan reformasi birokrasi dalam hal peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kanreg X BKN Denpasar. “Semoga kegiatan ini menambah semangat kita untuk terus berupaya mewujudkan PNS yang profesional dan bermartabat” harapnya.

Seluruh Pegawai menikmati jogging track di Desa Budaya Kertalangu
Kegiatan team building kali ini diisi dengan jalan santai melewati jogging track Desa Budaya Kertalangu yang terletak diantara sawah penduduk. Sepanjang perjalanan peserta tampak menikmati indahnya suasana pagi berpadu dengan hamparan sawah yang  baru ditanami. Senyum mengembang tampak di setiap wajah pegawai pagi itu.

Aneka Permainan Mengasah Kreativitas dan Kekompakan
Selesai mengitari jogging track selama 30 menit, peserta mulai disuguhkan aneka permainan yang membutuhkan kekompakan dan kreativitas tim. Mulai dari membuat orang-orangan sawah dengan bahan yang disediakan oleh instruktur sampai pelita harapan diikuti oleh peserta dengan antusias dan bersemangat. Semua pegawai tampak larut dalam suasana kebersamaan dalam tim masing-masing. Mereka berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik untuk menyelesaikan setiap instruksi dari instruktur pagi itu. “Dengan membuat orang-orangan sawah tadi secara tidak langsung Bapak/ibu sudah berpartisipasi membantu petani menghalau burung pengganggu dan tentu ini salah satu upaya pelestarian sawah di Kota Denpasar yang kian terhimpit” ungkap Dewa Kaler, salah satu istruktur dari Desa Budaya Kertalangu. Dewa mengakui kreativitas dan kekompakan peserta cukup menonjol, hal itu terbukti dari diselesaikannya setiap penugasan dengan baik. “Kekompakan Bapak/ibu juga sangat dibutuhkan dalam permainan volley air dan pelita harapan tadi. Semoga hal ini bisa diteruskan dalam praktek sehari-hari di kantor nanti” ungkap Dewa.

Selesai mengikuti berbagi permainan, acara dilanjutkan dengan aneka perlombaan seperti lomba junjung botol, lari karung beregu, makan kerupuk sampai tarik tambang. Peserta tampak masih bersemangat mengikuti aneka perlombaan hingga lomba harus dihentikan karena sudah memasuki jam istirahat.

Foto bersama setelah tukar menukar kado

Hadiah dari dan untuk kita
Selesai makan siang, acara dilanjutkan dengan penyerehan hadiah berbagai perlombaan dan pengundian hadiah bagi semua peserta. Konsep acara berbagai benar-benar kental terasa. Masing-masing peserta mengumpulkan kado yang kemudian diundi, sehingga semua peserta mendapat hadiah. Keceriaan tampak pecah disiang itu ketika sesi membuka kado dimulai. Berbagai ekspresi  jenaka tampak dari wajah peserta ketika mengetahui kado yang diperoleh. “Baru pertama kali saya ikut acara seperti ini, konsep acaranya sangat bagus sehingga kebersamaan dalam acara ini benar-benar menonjol” ungkap Suartawan salah  satu peserta CPNS.

Acara diakhiri dengan pengarahan Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar yang setia mengikuti acara samapai berakhir. “Apa yang sudah kita lakukan hari ini semoga memberi manfaat bagi peningkatan kinerja dan kemajuan Kantor Regional X BKN Denpasar” harap Kakanreg pada pengarahan penutupan sembari meneriakkan yel-yel BKN “Profesional Bermartabat”.  (Boent).

Thursday, May 21, 2015

KUPAS VISI BKN


KEPALA BKN POMPA SEMANGAT PEGAWAI KANREG X BKN DENPASAR

Visi adalah cita-cita yang ingin diwujudkan, maka segala sumber daya yang ada harus diarahkan untuk mewujudkan visi tersebut.

Kunjungan Perdana Kepala BKN ke Kantor Regional X BKN Denpasar
Kamis (21/05/15). Itulah pengantar Kepala BKN Bima Haria Wibisana, saat memberikan pengarahan kepada pegawai di lingkungan Kantor Regional X BKn Denpasar. Sebelumnya Kepala BKN mengawali pertemuan itu dengan mengajak semua pegawai untuk memekikan yel-yel BKN “Profesional” dan “Bermartabat”.

Seorang yang profesional menurut Kepala BKN mempunyai karakter dispilin, teliti, tepat waktu, terencana, tekun, pekerjaan tuntas dengan kualitas kerja yang baik, serta dibarengi dengan peningkatan pengetahuan. Kepala BKN juga menekankan pentingnya melakukan pertemuan rutin harian untuk meningkatkan koordinasi  dalam unit kerjanya. “Biasakan lakukan pertemuan harian sebelum memulai pekejaan di unit kerja, lakukan diskusi atas rencana-rencana dan target yang ditetapkan kemudian lanjutkan evaluasi di hari berikutnya, dari diskusi dan evaluasi akan terbuka peluang diskusi lanjutan” pesannya. Dari diskusi-diskusi  harian ini masih menurut kepala BKN dapat digali gagasan dan ide-ide tentang teknis pekerjaan. Adakah yang bisa dilakukan lebih cepat, lebih baik lebih efisen dan lebih teratur. Hal yang tidak kalah pentingnya dilakukan adalah terus belajar akan pengetahuan baru baik dari buku dan internet. “Kalau ada waktu luang biasakan membaca sehingga pengetahuan kita senantiasa meningkat setiap hari” pesannya.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana memberikan pengarahan
kepada seluruh pegawai Kantor Regional X BKN Denpasar
Kepala BKN juga berpesan agar pegawai tidak terpaku pada pendidikan formal semata namun harus membiasakan self learning. “Buatlah diri anda profesional sehingga membuat diri anda memilki respek, orang lain hormat kepada anda bukan semata-mata karena jabatan dan kewenangan tetapi karena anda punya kemampuan yang lebih dari orang lain” pesannya. Lebih lanjut Kepala BKN mengungkapkan bahwa satu orang profesioanal belum berarti apa-apa, tapi sekelompok profesional bisa menjadi luar biasa.

Kepala BKN berfoto bersama seluruh Pegawai Kanreg X
Menurut Kepala BKN, martabat bisa diartikan sebagai harga diri. “Buatlah harga diri anda setinggi mungkin, sehingga uang pun tidak bisa membeli harga diri anda” pesannya. Kepala BKN juga berbagi tips untuk meningkatkan integritas dan martabat dengan memberikan layanan yang sungguh-sungguh dan ikhlas.  Masih menurut kepala BKN dalam bekerja sering kita terhambat oleh ego, kalau kita bisa melepaskan diri dari ego kita maka akan diikuti oleh kualitas hasil bekerjaan. “Niatkan diri bekerja untuk mencarai nafkah dan pahala pasti hasilnya luar biasa” pesannya.
 
***Pertanyaan mengenai masalah Kepegawaian silahkan langsung hubungi c/p kami pada kolom YM di sebelah kanan halaman utama blog ini***